Thursday, July 5, 2012

Mapping Pertama Para Calon Geologists


Yak blog totogan satu ngejar tayang! Begitu banyak hal yang ingin kita ceritakan bertapa indahnya hari-hari di Karangsambung saat materi utama, Mapping / Pemetaan Geologi telah dimulai tapi apa daya hari-hari kita begitu sibuk saat itu.

Pemetaan Geologi? Bagi yang belum kenal dengan kata ini, sedikit gambaran kasarnya Pemetaan Geologi adalah kegiatan memetakan penyebaran batuan yang ada pada daerah yang sudah ditentukan. Sayang seribu sayang, seluruh peserta dibagi menjadi dua daerah pemetaan dengan batasan waktu 9 hari dan disarankan membentuk kelompok kecil lagi, dan apa daya barudak totogan satu terpecah dua. Gue dan Arifin pemetaan di daerah bernama Sugeong, Bennett dan Adiatma di daerah Cantel.

Mirip acara Bolang, akhirnya seluruh peserta Karsam 2012 dilepas di hari pertama.

#np Ninja Hattori Soundtrack – mendaki gunung lewati lembah

Gue dan tim mapping gue, entah karena kelewat semangat atau hilang akal, menyiksa diri naik ke bukit terjal, nerobos hutan, nyolong degan/kelapa muda warga, hingga terjun ke sungai yang penuh dengan singkapan yang masih fresh dan tentunya feses manusia, ya FESES WARGA yang tentunya masih FRESH juga. Berikut gambaran ekspresi kami dari hari ke hari,

Hari-hari awal:
Arah dip nya udah berubah wooi!! *girang
Uler wooii ada uler!!
Kontak satuan woooii!!

hari ke 5 hingga ke 7:
ooh paling batuannya masih sama. *ekspresi datar
ooh uler lagi yah.
paling beberapa meter lagi kita nemu kontak kok.

Hari-hari akhir:
Breksi kampret!
Kadal pitak! Ini arah dip nya kok beda semua woi!

Gue enggak bakal ceritain gimana membosankannya ngerjain laporan di hari setelah Pemetaan, dan gimana serunya disidang dan disiksa oleh dosen-dosen senior. Intinya, secara keseluruhan, pemetaan pertama gue berhasil gue lalui dengan indahnya.

Berjuta-juta kilo terimakasih gue ucapin terima kasih buat tim Mapping gue, Mahendra, Raditha, dan si Super Sweeper Aviandito.

Terimakasih juga buat tim mapping sebelah, Kibeng, Febby, Putri, Fusi, yang dengan sabarnya menampung gue dan avi di hari terakhir.


SALKOMSEL!

*SALKOMSEL: SALam KOMpak SELalu. Tolong jangan nge-judge gue alay, tapi suer ini kata-kata yang indah yang gue baca ditembok bangunan siskamling warga.



mega outcrop bareng tim mapping sebelah

aviandito dan uler tanpa kepala yg baru kelindes truk

Sketsa dan Geomorfologi

Kali ini saya ingin bercerita tentang salah satu materi paling menyenangkan di karsam, yaitu Geomorfologi dan Sketsa, berbeda dengan cerita-cerita kami sebelumnya yang ringan dan kocak, karena masukan dari seorang kawan kami akan membawakan cerita ini dengan sedikit serius (biar kelihatan geologi dikit :p). 

2 materi ini dibawakan oleh Pak Budi Brahmantyo, dan Pak Agus Handoyo. Cerita kali ini tidak akan banyak bercerita tentang materi geomorf yang cukup menarik, tetapi akan lebih fokus tentang kelas sketsa bentang alam bersama Pak Budi. 

Materi kali ini diawali dengan analisa dan identifikasi proses dan elemen geomorfologi di sistem aluvial, tepatnya di sekitar sungai Lok Ulo,
main-main di air !

Di sana kami belajar tentang proses geomorfik yang membentuk morfologi sungai, kami mencoba belajar menganalisanya, dan pada akhirnya kami diharapkan bisa mengkompilasi dalam peta geomorfologi.

Cukup soal itu, sekarang menuju ke bagian yang paling menarik yaitu belajar sketsa dengan Pak Budi Brahmantyo. Big boss dari kelompok riset cekungan bandung ini adalah salah satu trah (keturunan) dari klan Lab Engineering Geology yang notabene berisi dewa-dewa sketsa terutama sketsa morfologi (dalam konteks rekayasa geologi ). Tahun ini kami berkesempatan belajar langsung dari beliau. Kelas ini tidak dilakukan dalam ruang kuliah tetapi langsung ke lapangan, di sebuah bukit di bagian barat laut dari Lembah Antiklin Karangsambung yang bernama Wagir Sambeng.
pemandangan dari atas bukit

Tugas kami adalah merekam bentang alam dalam sketsa kami , terdengar sederhana dan mudah, tapi demi Tuhan Bangsa dan almamater, tidak semudah yang anda dengar. Mungkin jika anda beruntung, terlahir dengan bakat seorang artist yang melimpah ruah dalam darah anda tugas ini akan sedikt lebih mudah, tetapi bagi kami barudak totogan satu, yang nampaknya tidak seberuntung itu tugas ini menjadi waktu-waktu paling abstrak dalam hidup kami di sini.

Jadilah waktu 30 menit di atas bukit wagir sambeng kami habiskan dengan mecoba meresapi apa yang kami lihat di depan mata kami, meraba-raba kertas sketsa kami dan akhirnya dengan berkat Tuhan yang Maha Esa jadilah 4 sketsa bentang alam karang sambung buah karya barudak totogan satu. Meskipun nilai yang kami dapat memang sebanding dengan kerja keras kami (-_-), kami tetap meras puas bisa mengalami momen-momen menyenangkan di atas bukit bersama kawan-kawan .



dan inilah sketsa kami yang kami buat dengan darah dan keringat yang tercurah \m/







Monday, June 18, 2012

A Holiday in Karsam


Jalan-jalan malam di Malioboro


On the way to ratu boko, 
namun tak kesampain karena tiket yang ‘belum’ bersahabat dengan kantong kami


 Akhirnya kami pun naik transjogja ke malioboro


Jalan-jalan siang di malioboro


Suasana di kereta api, 
setelah berlari-lari mengejar kereta di malioboro macam film ftv di layar kaca..
sayang tidak ada yang memvideokan saat-saat berlari di malioboro


Sesampainya di stasiun kutoarjo, sebelum berangkat ke kebumen lanjut karsam


Gara-gara gelang ini sebagian dari kami terlambat, foto2 tangan dulu begitu sampai di depan asrama





oleh Tajul Arifin